Search
Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
  • Beranda
  • Profil
  • PPID
  • Nasional
  • Satker
    • Lalu Lintas
    • Reskrim
    • Binmas
    • Binkam
  • Polres Jajaran
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • Berau
    • Bontang
    • Paser
    • PPU
    • Mahulu
  • Giat ops
  • MitraPolisi
  • Opini
  • Download
  • Beranda
  • Profil
  • PPID
  • Nasional
  • Satker
    • Lalu Lintas
    • Reskrim
    • Binmas
    • Binkam
  • Polres Jajaran
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • Berau
    • Bontang
    • Paser
    • PPU
    • Mahulu
  • Giat ops
  • MitraPolisi
  • Opini
  • Download
Beranda - News - Polda Kaltim Perkuat Penanganan Karhutla, Uji Metode Baru dengan Chemical Hartindo AF31
News

Polda Kaltim Perkuat Penanganan Karhutla, Uji Metode Baru dengan Chemical Hartindo AF31

Syamsul HudaBy Syamsul Huda27 August 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email
WhatsApp Image 2026 08 27 at 20.45.30
Bagikan
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Polda Kalimantan Timur terus memperkuat langkah penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Salah satu inovasi yang diuji adalah pemanfaatan bahan semikimia Hartindo AF31 dan F351, cairan pemadam api berbasis air yang digunakan untuk membuat penyekat guna menghambat pergerakan api pada lahan non-gambut.

Uji coba tersebut dilakukan saat Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro meninjau langsung lokasi kebakaran lahan di kawasan Perumahan Sepinggan Asri, Balikpapan, Kamis (27/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman, Kepala Basarnas, Dir Samapta Polda Kaltim, Kapolresta Balikpapan, Kabid Humas Polda Kaltim, Danlanud, Dandim, serta Kaops Polda Kaltim.

BACA JUGA  Personel Ditpolairud Polda Kaltim Bantu Padamkan Kebakaran Rumah di Jalan Soekarno Hatta KM 9 Balikpapan

Kapolda Kaltim mengatakan, kondisi cuaca panas, kering, serta angin kencang menjadi faktor yang perlu diwaspadai karena dapat mempercepat penyebaran api. Oleh sebab itu, setiap titik api harus segera diantisipasi agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Setiap hari ada kondisi cuaca, angin, tanah yang kering. Karena itu, begitu ada titik api sekecil apa pun harus kita antisipasi,” ujar Kapolda Kaltim.

WhatsApp Image 2026 08 27 at 20.45.03

Berdasarkan data penanganan karhutla hingga Kamis (27/8/2026), luas lahan yang terbakar di wilayah Kalimantan Timur tercatat sekitar 75,6 hektare.

Kapolda Kaltim menjelaskan, penanganan karhutla tidak semata-mata dilakukan dengan memadamkan api. Upaya mengendalikan arah dan membatasi pergerakan api juga menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran meluas.

BACA JUGA  Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sangasanga Bantu Masyarakat Untuk Manfaatkan Lahan Pekarangan

Untuk itu, Polda Kaltim menguji penggunaan Hartindo AF31 dan F351 sebagai bahan penyekat api pada lahan non-gambut. Uji coba tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana bahan tersebut dapat membentuk batas yang membantu menghambat pergerakan api menuju area lain.

“Kalau ini berhasil, kita akan mencoba untuk penanganan di wilayah lain yang membutuhkan,” kata Kapolda Kaltim.

Uji coba tersebut menjadi bagian dari pola penanganan karhutla secara terpadu yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Menurut Endar, kecepatan dalam merespons laporan dan titik api merupakan salah satu kunci utama untuk mencegah kebakaran berkembang.

BACA JUGA  Peduli Korban Kebakaran, Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim Berikan Bantuan dan Santunan

Di kawasan Sepinggan Asri, personel dan armada dari berbagai unsur dikerahkan secara bersama-sama untuk mengendalikan api yang berpotensi meluas akibat kondisi angin dan lahan yang kering. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 3 hingga 4 hektare. Sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Polda Kaltim menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan respons cepat, sinergi lintas sektor, dukungan masyarakat, serta penerapan metode yang tepat. Uji coba bahan semikimia sebagai penyekat api menjadi salah satu upaya untuk memperkuat strategi pengendalian kebakaran, sehingga api dapat lebih cepat dikendalikan dan risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Humas Polda Kaltim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email

Comments are closed.

TV & Radio Polri

Youtube
  • Polresta Balikpapan
  • Polresta Samarinda
  • Polres Kukar
  • Polres Berau
  • Polres Paser
  • Polres Bontang
  • Polres Kutim
  • Polres Kubar
  • Polres PPU
  • Polres Mahulu
  • Polresta Balikpapan
  • Polresta Samarinda
  • Polres Kukar
  • Polres Berau
  • Polres Paser
  • Polres Bontang
  • Polres Kutim
  • Polres Kubar
  • Polres PPU
  • Polres Mahulu

© Copyright 2024. tribratanewspoldakaltim.com.  All rights reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Download
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Download
Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.