Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Serdik Sespimti) Polri Angkatan 36 turut menyaksikan uji coba teknis dan simulasi penggunaan serbuk Hartindo sebagai media pemadam api modern yang dilaksanakan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Halang Rintang Wajracena, Kamis (10/9/2026), sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menguji penerapan teknologi pemadam kebakaran yang dapat mendukung kecepatan dan efektivitas penanganan situasi darurat.
Uji coba tersebut dihadiri Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. H. M. Sabilul Alif, serta Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H. Turut hadir para peserta didik Sespimti Angkatan 36.
Dalam simulasi tersebut, personel Satbrimob Polda Kaltim memperagakan penggunaan serbuk Hartindo dalam penanganan sejumlah titik api. Kegiatan dirancang untuk melihat kemampuan media pemadam tersebut dalam mengendalikan api secara cepat sekaligus memperhatikan aspek keselamatan personel dan lingkungan.
Bagi para Serdik Sespimti Angkatan 36, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan inovasi teknologi dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menghadapi ancaman kebakaran dan kondisi kedaruratan yang membutuhkan respons cepat.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno menegaskan bahwa penguasaan terhadap teknologi dan sarana pemadam modern menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.
“Penguasaan sarana dan prasarana modern seperti serbuk Hartindo ini sangat krusial untuk meningkatkan respons cepat personel Satbrimob Polda Kaltim saat menangani ancaman kebakaran skala besar. Kami terus berkomitmen memperbarui kemampuan teknis anggota agar selalu siap tanggap melindungi masyarakat dan fasilitas vital dari bahaya kebakaran,” ujar Ronny Suseno.
Sementara itu, Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Midi Siswoko menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam mendorong pemanfaatan teknologi modern sebagai bagian dari penguatan kemampuan operasional kepolisian.
“Simulasi ini merupakan langkah progresif dalam mengintegrasikan teknologi modern ke dalam prosedur operasional standar kepolisian. Pengetahuan teknis ini sangat berharga untuk memperkuat jajaran Satbrimob dalam mitigasi bencana secara responsif dan profesional,” ungkap Midi Siswoko.
Senada, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. H. M. Sabilul Alif menilai penguasaan teknologi harus dibarengi dengan pendidikan dan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Pendekatan taktis yang ditunjukkan personel Brimob hari ini mengonfirmasi pentingnya edukasi dan pelatihan berkelanjutan. Pemanfaatan material pemadam yang aman dan efisien seperti ini tidak hanya menyelamatkan aset, tetapi juga meminimalkan risiko bahaya bagi keselamatan jiwa personel di medan tugas,” jelas Sabilul Alif.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pengujian kemampuan teknis personel Satbrimob, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para Serdik Sespimti Angkatan 36 mengenai pentingnya inovasi, kesiapsiagaan, serta pengelolaan risiko dalam menghadapi berbagai bentuk keadaan darurat.
Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan pemanfaatan teknologi dapat terus dikembangkan dan diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, sehingga kemampuan kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Humas Polda Kaltim

