Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan lahan di Kampung Sentalar, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Senin (17/8/2026) sore. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WITA dan langsung mendapat penanganan dari personel gabungan.
Menerima informasi adanya kebakaran, personel Polsek Damai bersama Koramil Damai, Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Nyuatan, BPBD Kabupaten Kutai Barat, serta warga setempat segera bergerak menuju lokasi. Langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke area yang lebih luas.
Personel kepolisian yang terlibat dalam penanganan di antaranya Bripda Danu Putra dari Polsek Damai, sedangkan dari unsur TNI turut diterjunkan Kopda Mediansyah dari Koramil Damai. Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung melakukan pemadaman.
Sekitar pukul 15.50 WITA, Tim BPBD Kabupaten Kutai Barat tiba dan bergabung dengan petugas lainnya. Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan sejumlah sarana pendukung, termasuk dua kendaraan roda dua, satu unit Hilux Damkar Kecamatan Nyuatan, dua unit Hilux BPBD Kutai Barat, satu kendaraan roda enam milik BPBD, serta tiga kendaraan roda empat milik masyarakat yang telah dilengkapi baby tank.
Petugas menghadapi tantangan karena sebagian lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut. Kondisi tersebut membuat api lebih mudah menjalar melalui material kering dan akar yang berada di dalam tanah. Berdasarkan hasil pemantauan awal, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar tujuh hektare.
Selain vegetasi kering, keberadaan akar gambut, tumpukan daun dan pepohonan yang mengering di sekitar lokasi turut meningkatkan risiko munculnya titik api baru. Karena itu, petugas tidak hanya melakukan pemadaman terhadap api yang terlihat di permukaan, tetapi juga melakukan pemantauan di sekitar area terdampak.
Untuk mempercepat penanganan, Polsek Damai terus menjalin koordinasi dengan pemerintah kampung, masyarakat, BPBD Kabupaten Kutai Barat, Kecamatan Nyuatan, Koramil Damai, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Damai. Sinergi lintas sektor tersebut dilakukan guna mencegah api kembali membesar dan meluas ke wilayah lainnya.
Kapolsek Damai mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan meningkatnya potensi lahan kering. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla.
“Masyarakat diharapkan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.
Hingga laporan ini dibuat, personel gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman sekaligus memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali membesar.
Polsek Damai bersama unsur terkait juga akan terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
Humas Polda Kaltim
