Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Samapta Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi aksi penyampaian pendapat di muka umum, dengan mengutamakan pendekatan yang humanis dan profesional, Kamis (16/04/2026).
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan perubahan pola pikir (mindset) bagi personel, yang menitikberatkan tidak hanya pada aspek pengamanan semata, tetapi juga pada pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU, melalui Kasat Samapta AKP Wiji Santosa, S.H., menyampaikan bahwa perubahan paradigma ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan sosok Polri yang lebih humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
“Seluruh personel kami dorong untuk selalu mengedepankan sikap santun dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk saat mengamankan aksi unjuk rasa. Pendekatan pelayanan menjadi kunci agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat,” jelasnya.
Dalam pelatihan tersebut, personel dibekali berbagai materi, mulai dari teknik komunikasi yang efektif, pengelolaan emosi di lapangan, hingga metode pengamanan yang tidak bersifat represif. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi konflik serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Selain itu, Sat Samapta Polres PPU menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel mampu menjalankan tugas secara optimal serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polres Penajam Paser Utara.
Humas Polda Kaltim
