Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Penajam – Menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan kesiapan personel secara menyeluruh. Selain ketahanan fisik, semangat, komunikasi, dan kekompakan juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasi.
Untuk menjaga kondisi tersebut, Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalimantan Timur memberikan dukungan psikologi kepada personel TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Karhutla di wilayah Polresta Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kabagpsi Ro SDM Polda Kaltim AKBP Imam Suhadak, M.Psi., Psikolog, bersama Tim Psikologi yang terdiri dari Iptu Gregoryanagata Prabuwinagara, M.Psi., Psikolog, Penda I Sunardi, Brigpol Danang Surya Pradana, Briptu Ahmad Hasim Albarkati, S.Psi., dan Bripda Fani Oktania Annaafi, S.Psi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel serta penyampaian arahan kepada personel. Selanjutnya, tim memberikan penguatan dan motivasi sebagai bagian dari upaya menjaga semangat personel selama menjalankan tugas di lapangan.
Pendekatan yang digunakan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga dikemas dalam kegiatan interaktif. Personel TNI-Polri mengikuti sesi energizer dan sejumlah permainan kelompok dengan konsep semi outbound yang mengedepankan komunikasi, konsentrasi, kerja sama dan kekompakan.
Suasana kegiatan berlangsung cair dan penuh antusias. Melalui aktivitas bersama tersebut, personel memiliki kesempatan untuk membangun interaksi dalam suasana yang lebih santai sekaligus memperkuat kebersamaan serta soliditas antaranggota yang terlibat dalam operasi.
Karo SDM Polda Kaltim KBP Dr. Irvan Prawira Satyaputra menjelaskan, dukungan psikologi merupakan salah satu bentuk perhatian institusi terhadap kesiapan personel yang berada di lapangan.
“Pelaksanaan tugas tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga kondisi psikologis yang baik. Dukungan ini diberikan untuk membantu mempertahankan motivasi, semangat, kekompakan, dan kebersamaan personel selama melaksanakan penanggulangan Karhutla,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan permainan kelompok diharapkan dapat memperkuat pola komunikasi dan kerja sama antarpersonel, khususnya dalam membangun sinergi antara TNI dan Polri.
“Dengan komunikasi yang terjalin baik dan kerja sama yang kuat, personel diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan selama bertugas. Semangat positif dan kebersamaan juga menjadi modal penting agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan optimal,” tambahnya.
Selain memberikan penguatan psikologis, Bagpsi Ro SDM Polda Kaltim turut menyerahkan sarana kontak berupa alat pelindung diri (APD) bagi personel yang terlibat dalam operasi. APD tersebut meliputi sepatu boot, sarung tangan atau gloves, serta kacamata pelindung atau safety goggles.
Kapolresta Kawasan IKN Kombes Pol Supriyanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bagpsi Ro SDM Polda Kaltim kepada personel yang tengah melaksanakan tugas penanggulangan Karhutla.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga semangat personel sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kawasan IKN.
Kapolresta Kawasan IKN juga menekankan pentingnya mempertahankan kolaborasi antara TNI-Polri, instansi terkait, dan seluruh unsur pendukung agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara maksimal serta situasi keamanan dan ketertiban di Kawasan IKN tetap terjaga.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan peran fungsi psikologi Polri dalam memberikan pendampingan kepada personel di lapangan melalui pendekatan yang interaktif dan humanis. Dukungan ini diharapkan dapat membantu menjaga semangat, soliditas, dan kesiapan personel selama menjalankan tugas penanggulangan Karhutla.
Humas Polda Kaltim

