Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Upaya penanganan Karhutla dilakukan secara cepat oleh personel gabungan di Kecamatan Tabang. Kebakaran terjadi di kawasan Jenau, antara Desa Sidomulyo dan Desa Sungai Lunuk.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 00.55 WITA setelah api terlihat membakar vegetasi kering di sisi jalan. Kobaran api melahap semak belukar, pepohonan serta tumpukan dedaunan kering dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Kondisi di lapangan cukup menyulitkan proses pemadaman lantaran tidak terdapat sumber air yang memadai di sekitar titik kebakaran. Meski demikian, personel Polsek Tabang bersama Koramil Tabang, Pemerintah Kecamatan Tabang dan Damkar Kecamatan Tabang langsung turun ke lokasi.
Sebanyak sembilan personel gabungan dikerahkan dengan dukungan satu unit kendaraan pemadam kebakaran dan dua fire hose. Petugas berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak menjalar lebih luas ke area yang masih ditumbuhi vegetasi.
Sekitar pukul 01.45 WITA, persediaan air pada kendaraan Damkar habis. Petugas kemudian mencari sumber air alternatif dan memanfaatkan kolam milik warga yang berada sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian untuk melakukan pengisian ulang.
Setelah suplai air kembali tersedia, proses penyemprotan dilanjutkan dengan menyasar titik-titik api dan bara yang masih tersisa. Petugas juga melakukan pendinginan serta penyisiran secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada sumber panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Setelah sekitar dua jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 02.50 WITA. Area yang sebelumnya terbakar kemudian diperiksa kembali oleh tim gabungan guna memastikan kondisi benar-benar aman.
Pasca-pemadaman, Polsek Tabang melakukan pemantauan secara berkala di sekitar lokasi. Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Tabang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab munculnya kebakaran.
Hingga seluruh rangkaian penanganan selesai, kondisi di kawasan tersebut terpantau aman dan kondusif. Kecepatan respons petugas bersama dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke wilayah lainnya.
Humas Polda Kaltim
