Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Upaya pelestarian lingkungan pesisir kembali digelorakan Ditpolairud Polda Kaltim melalui kegiatan penanaman mangrove yang melibatkan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan (STIEPAN).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pantai Tanjung Bayur, Teritip, Balikpapan Timur, Minggu (19/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Ditpolairud memberikan materi edukatif mengenai pentingnya ekosistem mangrove kepada para peserta. Pembekalan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran strategis mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga menanam sebanyak 200 bibit mangrove di kawasan pantai. Adapun jenis mangrove yang ditanam meliputi Avicenia, Rhizophora mucronata, dan Rhizophora apiculata, yang dikenal memiliki peran penting dalam mencegah abrasi serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan Kepolisian, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove dapat terus ditingkatkan.
Selain itu, aksi penanaman ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di Balikpapan, sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara dunia pendidikan dan Kepolisian dalam upaya pelestarian lingkungan.
Humas Polda Kaltim
