Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Bontang – Polres Bontang kembali menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dengan mengerahkan 40 personel pengamanan pada pelaksanaan Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapangan Pasar Malam RT 15, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, pada Minggu (4/1/2026).
Acara keagamaan yang menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Dr. KH. Das’ad Latif, ini diikuti sekitar 1.200 jamaah yang datang dari berbagai daerah. Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, personel Polri melaksanakan pengamanan sejak persiapan hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif, meliputi pengaturan arus lalu lintas, pengawasan area parkir, serta penjagaan di titik-titik kerumunan jamaah. Langkah tersebut bertujuan menciptakan suasana yang tertib, aman, dan khusyuk selama pelaksanaan tabligh akbar.
Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, sekaligus upaya menjamin pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan aman.
“Sebanyak 40 personel kami siagakan untuk mengamankan kegiatan tabligh akbar ini. Pengamanan dilaksanakan secara humanis agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam mengikuti tausiyah serta rangkaian ibadah. Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Dr. KH. Das’ad Latif mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana introspeksi diri serta momentum meningkatkan keimanan dalam menyongsong bulan Ramadhan.
Ia menekankan pentingnya menjaga salat sebagai tiang agama, memperkuat akhlak, serta memelihara persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, keimanan yang kuat dan akhlak yang baik akan melahirkan lingkungan yang damai dan penuh keberkahan.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita nilai-nilai ketaatan, persaudaraan, dan kedamaian. Masjid dan kegiatan keagamaan hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, tidak hanya pada momentum tertentu, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan tabligh akbar tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga selesai, berkat sinergi antara panitia, masyarakat, dan aparat kepolisian.
Humas Polda Kaltim
