Search
Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
  • Beranda
  • Profil
  • PPID
  • Nasional
  • Satker
    • Lalu Lintas
    • Reskrim
    • Binmas
    • Binkam
  • Polres Jajaran
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • Berau
    • Bontang
    • Paser
    • PPU
    • Mahulu
  • Giat ops
  • MitraPolisi
  • Opini
  • Download
  • Beranda
  • Profil
  • PPID
  • Nasional
  • Satker
    • Lalu Lintas
    • Reskrim
    • Binmas
    • Binkam
  • Polres Jajaran
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • Berau
    • Bontang
    • Paser
    • PPU
    • Mahulu
  • Giat ops
  • MitraPolisi
  • Opini
  • Download
Beranda - Berita Media - Mencuri Lagi, Seorang Napi Asimilasi Kembali Diringkus Tim Alligator Satreskrim Polres Kukar
Berita Media

Mencuri Lagi, Seorang Napi Asimilasi Kembali Diringkus Tim Alligator Satreskrim Polres Kukar

humas1By humas19 May 2020No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email
WhatsApp Image 2020 05 09 at 08.54.30
Bagikan
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Poldakaltim.com, KUKAR – Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kukar berhasil meringkus seorang napi asimilasi yang kembali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Desa Loa Duri Ulu Kec. Loa Janan Kab. Kukar.

Dalam keterangannya pada Jumat (08/05/2020), Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena menjelaskan pelaku berhasil diringkus pada Rabu lalu sekitar pukul 19.00 Wita.

“Pelaku kami tangkap di Jalan Loa Ipuh, Tenggarong. Pas depan Gedung Felini. Namun saat itu pelaku berusaha kabur. Sehingga anggota terpaksa menembak kakinya,

BACA JUGA  Jelang Hari Bhayangkara ke 75, Polres Bontang Gelar Vaksinasi Massal Serentak

Lebih lanjut, AKP Andika menambahkan pelaku Lolok diamankan lantaran kembali melakukan kejahatan usai mendapatkan Asimilasi dari Lapas Samarinda. Yakni mencuri handphone hingga melukai korbannya dengan senjata tajam (sajam) jenis badik.

Dari data yang diterima Polres Kukar. Lolok pertama kali beraksi pada 15 April dan mencuri dua unit handphone di Jalan Panjaitan, Tenggarong.

BACA JUGA  Patroli Antisipasi Premanisme Di Wilayah Hukum Polres Kutai Kartanegara Guna Berikan Rasa Aman Masyarakat

Kemudian pada 29 April, terjadi penikaman di Desa Loa Duri Ulu, Loa Janan. Dimana seseorang bernama Deli diserang dan ditikam oleh Lolok.

Terakhir, pada Jumat (1/5/2020) lalu. Terjadi pencurian lagi di Jalan Belida, Tenggarong. Bahkan korbannya ditikam beberapa kali oleh pelaku dengan ciri-cirinya seperti Lolok.

Dari laporan itu, lanjut AKP Sena, ia memerintahkan Kanit Opsnal bersama Tim Alligator untuk melakukan penyelidikan dilapangan dan berhasil mengamankan Lolok.

BACA JUGA  Respon Cepat, Personil Batalyon A Pelopor Satbrimob Kaltim Padamkan Karhutla Di Sepinggan

“Untuk barang bukti, kita amankan sebilah badik sepanjang 25 centimeter milik pelaku. Badik itu yang digunakannya untuk melukai para korban,” terang Kasat Reskrim.

Saat ini Lolok sudah diamankan. Sementara pihaknya masih melakukan pengembangan dilapangan untuk mencari barang bukti yang dicuri.

“Pelaku sudah kami tetapkan jadi tersangka. Selain dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan (curas). Pelaku juga dijerat undang-undang darurat dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkasnya.

HUMAS POLDA KALTIM

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email

Comments are closed.

TV & Radio Polri

Youtube
  • Polresta Balikpapan
  • Polresta Samarinda
  • Polres Kukar
  • Polres Berau
  • Polres Paser
  • Polres Bontang
  • Polres Kutim
  • Polres Kubar
  • Polres PPU
  • Polres Mahulu
  • Polresta Balikpapan
  • Polresta Samarinda
  • Polres Kukar
  • Polres Berau
  • Polres Paser
  • Polres Bontang
  • Polres Kutim
  • Polres Kubar
  • Polres PPU
  • Polres Mahulu

© Copyright 2024. tribratanewspoldakaltim.com.  All rights reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Download
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Download
Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.