Search
Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
  • Beranda
  • Profil
  • PPID
  • Nasional
  • Satker
    • Lalu Lintas
    • Reskrim
    • Binmas
    • Binkam
  • Polres Jajaran
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • Berau
    • Bontang
    • Paser
    • PPU
    • Mahulu
  • Giat ops
  • MitraPolisi
  • Opini
  • Download
  • Beranda
  • Profil
  • PPID
  • Nasional
  • Satker
    • Lalu Lintas
    • Reskrim
    • Binmas
    • Binkam
  • Polres Jajaran
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • Berau
    • Bontang
    • Paser
    • PPU
    • Mahulu
  • Giat ops
  • MitraPolisi
  • Opini
  • Download
Beranda - Penerimaan - Kapolda Kaltim: Semua Tahapan Penerimaan Polri 2017 akan Dilaksanakan Secara Terbuka dan Transparan
Penerimaan

Kapolda Kaltim: Semua Tahapan Penerimaan Polri 2017 akan Dilaksanakan Secara Terbuka dan Transparan

adminBy admin7 April 2017Updated:7 April 2017No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email
7 pengarahan 11
Kapolda Kaltim ketika memberikan pengarahan kepada panitia penerimaan Polri 2017 di ruang Rupatama, Mapolda Kaltim, Jumat (7/4/2017).(foto: poldakaltim.com)
Bagikan
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Poldakaltim.com, BALIKPAPAN,- Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Safaruddin memberikan arahan kepada seluruh panitia dan pengawas Penerimaan Polri 2017 Taruna Akpol, bintara (PTU, TI, MUSIK) dan Tamtama Polri. Pengarahan dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Mulyana Hardjo, Pejabat Utama Polda Kaltim, sedangkan para Kapolres mengikuti melalui sarana vicon di masing-masing wilayahnya.

Dalam pengarahan itu, Kapolda Kaltim kembali menegaskan semua tahapan akan dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Pengawas internal juga harus mengawasi betul-betul. Ini untuk menjadi Polisi yang benar-benar tranparan, humanis. Bahkan, nanti akan ada Tim supervisi dari Mabes Polri yang akan mengawasi.

7 pengarahan 3“Jangan sampai pada tes kesehatan jasmani ada temuan dari tim superisi Mabes Polri. Kalau ada temuan, berarti panitia di sini tidak bekerja dengan baik. Ada yang tidak lulus, diluluskan. Kalau ada, saya minta pertanggungjawabkan, area mana yang tidak betul. Dan saya akan berikan sanksi kepada anggota, yang bekerja tidak baik,” tegas Kapolda.

BACA JUGA  Tinjau Fasilitas RSD Covid-19 di Berau, Wakapolda Kaltim Beri Semangat Tenaga Medis

Dicontohkannya keterbukaan dan transparan pada setiap tahapan, seperti pada tahapan seleksi akademis dan pengumuman, yakni dilakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dalam pengadaan soal. Sebagai contoh, jika soal yang diujikan 100 soal, maka akan dimintakan soal berkisar 600 hingga 700 soal. Soal ini nantinya akan diacak menggunakan untuk menentukan 100 soal yang akan diujikan.

“Nanti diacak pakai komputer, dan akan keluar 100 soal. Bapak-bapak tidak tahu, saya juga tidak tahu, panitia juga tidak boleh tahu,” katanya.

7 pengarahan 1Dijelaskannya, setelah ujian akademik, panitia tidak boleh pulang, karena jawaban peserta langsung di-scan hasilnya dan langsung ditayangkan di layar lebar. Sehingga peserta sudah tahu berapa nilainya. Sedangkan yang tidak lulus akan diberikan lembaran tidak lulus dengan penjelasan tidak lulus karena matapelajaran apa.

BACA JUGA  Penerimaan Polri di Polda Kaltim: 572 Casis Tes Anthropometrik

“Tidak lulus  karena nilainya sekian, jatuhnya pada pelajaran apa. Jadi semua tahapan kita lakukan dengan transparan, sehingga anak bisa belajar jatuhnya dimana, kalau anak ini mau mendaftar lagi nanti,” katanya.

Sedangkan pada tes kesehatan, kata Kapolda, akan dilakukan tes labolatorium untuk urin dan darah, biasanya terkait HIV, kolesterol, gula darah, asam urat, penyakit dalam. Dalam tes ini ada penyakit-penyakit yang menurut etika kedokteran tidak boleh diberitahu kepada peserta, seperti HIV, dan kanker.

“Tidak boleh dikasih tahu. Kita akan tulis, gugur karena penyakit dalam. Kalau ingin tahu, silakan konsultasi dengan dokter. Peserta atau orangtuanya,  juga boleh memeriksakan ke laboratorium di luar. Kalau itu tidak benar, boleh komplain. Tentu tiidak boleh lama, karena harus segera diproses,” jelas Kapolda.

BACA JUGA  Kapolda Kaltim Beri Kuliah Umum di Unikarta Tenggarong

Sementara itu, mengenai sidang kelulusan terakhir khususnya untuk Akpol nanti akan dikirim ke Jakarta karena terkait kuota secara nasional. Jika calon Akpol tidak lulus di Semarang karena kuotanya terbatas, maka akan dimasukkan ke Bintara tanpa tes.

“Sebenarnya lulus tetapi karena kuotanya Kaltim tidak cukup. Makanya sidang lulus akhir Bintara dan Tamtama, setelah penentuan dari Akpol,” kata Kapolda.

Kapolda Kaltim menekankan bahwa aturan-aturan dan keterbukaan yang disampaikan dalam pengarahan ini, diharapkan dapat disampaikan oleh panitia, maupun pengawas internal kepada masyarkat Kaltim dan Kaltara. “Wartawan silakan ditulis, bahwa rekurtman Polri, Akpol, Perwira, Bintara, Tamtama itu terbuka. Semua kalangan, semua lapisan boleh mengawasi. Wartawan boleh melihat setiap tahap-tahap apa,” katanya.

(Humas Polda Kaltim)

cacis polri bintara kapolda kaltim penerimaan polri 2017
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email

Comments are closed.

TV & Radio Polri

Youtube
  • Polresta Balikpapan
  • Polresta Samarinda
  • Polres Kukar
  • Polres Berau
  • Polres Paser
  • Polres Bontang
  • Polres Kutim
  • Polres Kubar
  • Polres PPU
  • Polres Mahulu
  • Polresta Balikpapan
  • Polresta Samarinda
  • Polres Kukar
  • Polres Berau
  • Polres Paser
  • Polres Bontang
  • Polres Kutim
  • Polres Kubar
  • Polres PPU
  • Polres Mahulu

© Copyright 2024. tribratanewspoldakaltim.com.  All rights reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Download
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Download
Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.