Site icon TribrataNews Polda Kaltim

Respons Cepat, Polsek Samboja bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Lahan Eks Tambang

WhatsApp Image 2026 08 26 at 09.22.35

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Kesigapan personel Polsek Samboja bersama tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali membuahkan hasil. Kebakaran terjadi di kawasan eks tambang batubara yang telah direklamasi milik PT.Fazar Utama Abadi, Jalan Soekarno-Hatta Km.48, RT 017, Kel.Bukit Merdeka, Kec.Samboja Barat, Kab.Kukar, Senin (24/08/26).

Informasi mengenai munculnya titik api diterima petugas dari masyarakat. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Samboja bersama Satgas Penanggulangan Api Tahura segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api menjalar ke area lainnya.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan awal, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Vegetasi yang terbakar berupa tanaman sengon dan akasia yang berada di kawasan bekas tambang.

“Begitu mendapatkan informasi, personel langsung menuju lokasi bersama tim terkait. Kondisi di lapangan cukup menyulitkan proses pemadaman karena terdapat material bekas aktivitas tambang, termasuk tumpukan ban yang ikut terbakar,” ungkap AKP Mohamad Yazid.

Situasi semakin meningkat pada malam hari ketika api merambat ke tumpukan ban bekas. Kobaran api yang membesar membuat petugas harus melakukan pemadaman sekaligus penyekatan agar tidak meluas ke kawasan sekitar.

Dalam proses penanganan, kekuatan personel kemudian diperkuat oleh Manggala Agni Samboja Barat dan Damkar Samboja. Sebanyak 42 personel gabungan dari Polsek Samboja, Koramil Samboja, Damkar, Manggala Agni, Jasa Marga, PMI serta Ormas Serdaduq Pasukan Merah dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut.

Dengan dukungan kendaraan pemadam dan peralatan lainnya, petugas terus melakukan pembasahan serta penyekatan hingga kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.00 WITA. Meski demikian, petugas masih menemukan bara pada sisa ban yang terbakar sehingga dilakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.

“Pemadaman akan terus dipastikan sampai kondisi benar-benar aman. Kami juga melakukan penyekatan dan pemantauan terhadap bara yang masih tersisa agar tidak kembali menimbulkan api,” jelas Kapolsek.

Rencananya, penanganan lanjutan dilakukan pada Selasa (25/08/26) dengan dukungan peralatan tambahan dari Damkar Kecamatan Samboja. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, petugas masih melakukan penyelidikan. Kondisi cuaca dan faktor lainnya menjadi bagian yang turut didalami untuk memastikan penyebab terjadinya Karhutla.

AKP Mohamad Yazid mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Dirinya juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” pungkasnya.

Humas Polda Kaltim

Exit mobile version