Site icon TribrataNews Polda Kaltim

Sat Binmas Polres Kukar Polda Kaltim Edukasi Pelajar, Tanamkan Anti-Perundungan Sejak Dini di MI RHQ Islamic School

WhatsApp Image 2026 04 18 at 09.48.37

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi anak terus dilakukan jajaran Sat Binmas Polres Kutai Kartanegara Polda Kaltim melalui kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) dan kenakalan remaja di MI RHQ Islamic School, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini dipimpin oleh PS Kanit Bintibsos Sat Binmas, Bripka Bayu Pambudi, bersama personel Brigpol Wachid Saiful Lukman dan Bripda Moh. Rizki Ananda Saputra. Dalam suasana yang interaktif, para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, personel Sat Binmas menjelaskan berbagai bentuk perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun sosial, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk kesadaran sejak dini bahwa tindakan bullying bukan sekadar candaan, melainkan perilaku yang dapat melukai secara psikologis.

Selain itu, materi terkait kenakalan remaja juga turut disampaikan, termasuk risiko dan konsekuensi hukum dari perilaku menyimpang. Para siswa diajak untuk lebih bijak dalam bergaul serta mengisi waktu dengan kegiatan positif yang mendukung masa depan mereka.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai kehadiran polisi di tengah pelajar memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter anak. Edukasi seperti ini dinilai penting untuk menanamkan nilai empati, disiplin, serta rasa tanggung jawab sejak usia dini.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai edukator bagi generasi muda.

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap dapat membentuk generasi yang berkarakter, saling menghargai, dan menjauhi perilaku negatif,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sekolah dapat menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, serta mampu mencetak generasi muda yang berakhlak baik dan berintegritas.

Exit mobile version