Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Dalam rangka memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama unsur Forkopimda melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah titik distribusi di Kec.Tenggarong, Senin (16/03/26).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, didampingi Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar serta Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kukar, perwakilan BBPOM Samarinda, Bank Indonesia, serta jajaran OPD terkait.
Peninjauan diawali di Pasar Mangkurawang pada pagi hari. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga bahan pokok terpantau relatif stabil dengan ketersediaan yang mencukupi. Namun demikian, terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging sapi, daging ayam, serta jenis ikan tertentu. Sementara itu, harga cabai justru mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Selanjutnya, rombongan melakukan pengecekan ke salah satu agen LPG 3 Kg, yakni PT.Nararya. Dari hasil pengecekan, distribusi gas bersubsidi tersebut dipastikan dalam kondisi aman dengan adanya penambahan pasokan menjelang hari raya guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlanjut dengan pemeriksaan barang dagangan di Toko Terang Jaya. Dalam pengecekan tersebut, tidak ditemukan produk kedaluwarsa, sehingga dipastikan barang yang beredar masih layak konsumsi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan High Level Meeting (HLM) di Rumah Jabatan Bupati Kutai Kartanegara. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga serta mengendalikan inflasi daerah menjelang Idul Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kutai Kartanegara menegaskan bahwa pihaknya melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti adanya laporan terkait tingginya harga LPG 3 Kg di tingkat pengecer. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran pemerintah hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa diminta untuk bersinergi bersama TNI-Polri dalam melakukan pengawasan guna menjaga kestabilan harga di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait di Kutai Kartanegara terus diperkuat demi menjamin ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga, serta rasa aman bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Humas Polda Kaltim

