Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Kaltim, Senin (19/01/26). Upacara berlangsung khidmat sebagai momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh personel Polri dalam mengawali pelaksanaan tugas di Tahun 2026.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dan diikuti Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta personel Polri dan ASN Polda Kaltim.

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kinerja selama Tahun 2025.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Kaltim yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung tugas pokok kepolisian, operasi, KRYD, serta agenda nasional, termasuk Asta Cita dan pengamanan proyek strategis nasional,” ujar Kapolda.
Kapolda menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk meningkatkan disiplin, soliditas, dan semangat kerja.
“Upacara ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tetap teguh dalam bertugas, berperilaku baik di tengah masyarakat, memedomani aturan dan etika, serta menjalankan peran sebagai problem solver dan teladan,” tegasnya.

Terkait situasi kamtibmas, Irjen Pol Endar juga menyampaikan bahwa kondisi di Kalimantan Timur secara umum tetap kondusif. Namun demikian, berdasarkan data, gangguan kamtibmas pada Tahun 2025 tercatat sebanyak 7.908 kejadian atau meningkat 4,8 persen dibandingkan Tahun 2024, serta tren kejahatan meningkat 3,5 persen yang didominasi kejahatan konvensional.
“Data ini harus kita sikapi secara serius melalui analisa dan evaluasi yang komprehensif, sehingga pada Tahun 2026 angka gangguan kamtibmas dan kejahatan dapat kita minimalkan,” ungkap Kapolda.
Ia menekankan pentingnya penguatan penegakan hukum yang diimbangi langkah preventif dan preemtif serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepolisian.
Irjen Pol Endar juga mengapresiasi capaian penegakan hukum atas pengungkapan sejumlah kasus menonjol.
“Keberhasilan pengungkapan kasus pembunuhan berencana, tindak pidana korupsi dengan kerugian negara Rp10,8 miliar, perjudian online, hingga pengungkapan 33 Kg sabu dengan penerapan TPPU senilai Rp11,35 miliar merupakan hasil kerja keras seluruh personel,” ujarnya.
Di bidang lalu lintas, Kapolda menyoroti peningkatan kecelakaan pada Tahun 2025 dan meminta fungsi lalu lintas untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memaksimalkan ETLE.
“Kehadiran anggota di lapangan harus semakin dirasakan masyarakat, dengan mengedepankan pelayanan yang cepat dan humanis,” tambahnya.

Lanjutnya, Kapolda Kaltim menekankan pentingnya menjaga soliditas internal, tertib administrasi, memahami pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru, serta meningkatkan kehadiran personel menjelang Bulan Suci Ramadan.
“Mari kita jaga kepercayaan publik dan marwah institusi dengan bekerja profesional, berintegritas, dan selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkas Irjen Pol Endar.
Humas Polda Kaltim
