Site icon TribrataNews Polda Kaltim

Gerak Cepat Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Teluk Bayur

WhatsApp Image 2026 09 22 at 11.43.35

 

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan sekitar Jalan Poros Labanan, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Minggu (20/9/2026) malam. Petugas gabungan langsung diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

Titik api diketahui sekitar pukul 20.00 WITA dengan area terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 0,5 hektare. Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Teluk Bayur bersama BKO Samapta Polres Berau, BKO Samapta Polda Kaltim, TNI, Disdamkar Posko Teluk Bayur, relawan Redcar, serta masyarakat segera bergerak menuju lokasi.

Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi mengatakan, respons cepat dilakukan sebagai langkah awal untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah api menjalar ke kawasan lain.

“Begitu informasi diterima, personel bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Sinergi seluruh pihak sangat membantu dalam mempercepat penanganan di lapangan,” ujar AKP Suradi.

Petugas menempuh perjalanan sekitar 15 menit dari Pospol Labanan menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Sejumlah sarana pemadam dari Disdamkar serta kendaraan operasional Sat Samapta Polres Berau turut dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.

Upaya bersama tersebut membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan dan selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

Tidak hanya melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

AKP Suradi menjelaskan, kondisi vegetasi yang kering akibat minimnya curah hujan membuat kawasan tersebut lebih mudah terbakar. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Penyebab kebakaran masih kami dalami. Kami juga terus melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” jelasnya.

Kepolisian bersama instansi terkait juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembukaan lahan dengan cara membakar.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam mencegah Karhutla. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap,” pungkas AKP Suradi.

Melalui kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah, relawan dan masyarakat, penanganan Karhutla di wilayah Teluk Bayur dapat dilakukan secara cepat dan terpadu, sekaligus menjaga kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Humas Polda Kaltim

Exit mobile version