Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Paser – Tim gabungan berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan hutan di Desa Jone RT 008, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kamis (17/9/2026).
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.30 WITA dan penanganan berlangsung hingga pukul 16.00 WITA. Mendapat informasi mengenai adanya titik api, personel Polsek Tanah Grogot bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanah Grogot mengerahkan personel bersama unsur gabungan yang terdiri dari personel BKO Brimob Kompi C Polda Kaltim, personel BKO Polda Kaltim, Brimob Kompi C, Koramil Tanah Grogot, BPBD Kabupaten Paser, Satpol PP, Linmas, serta ORARI.
Dalam penanganan tersebut, petugas didukung sejumlah sarana pemadam, di antaranya satu unit R4 Hilux Polsek Tanah Grogot, satu unit R4 BPBD, satu mesin pemadam air BPBD, dua unit truk tangki BPBD, serta satu unit R4 Satpol PP.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap api yang masih berkobar di kawasan hutan. Berdasarkan hasil pengecekan, luas areal yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare.
Berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dikendalikan. Setelah api dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Petugas juga tidak menemukan adanya aktivitas pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, identitas pemilik lahan yang terbakar juga belum diketahui.
Sebagai langkah pencegahan, kepolisian memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan menggunakan metode pembakaran. Koordinasi dengan pemerintah desa juga dilakukan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi Karhutla.
Kegiatan penanganan Karhutla berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan situasi aman, tertib, dan lancar. Upaya pemantauan dan pencegahan terhadap potensi munculnya kembali titik api terus dilakukan di sekitar lokasi.

