Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian bersama instansi terkait bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Perum Palm Hills Cluster Pavilion, RT 07, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (10/9/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita tersebut membakar lahan dengan luas kurang lebih 500 meter persegi. Mengingat lokasi berada di sekitar permukiman warga, penanganan segera dilakukan guna mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya.
Informasi awal mengenai kebakaran diperoleh setelah seorang warga melihat kepulan asap dari arah lahan yang berada sekitar 20 meter dari rumahnya. Saat dilakukan pengecekan, terlihat api mulai membakar vegetasi dan ranting kering di lokasi.
Upaya pemadaman secara mandiri sempat dilakukan oleh warga menggunakan peralatan yang tersedia. Namun, kondisi lahan yang dipenuhi material kering membuat api dengan cepat merambat sehingga warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Laporan diterima melalui Call Center Polsek Balikpapan Selatan dan Call Center 112 BPBD Kota Balikpapan sekitar pukul 11.30 Wita. Petugas gabungan selanjutnya segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas BPBD Kota Balikpapan tiba sekitar pukul 11.45 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Tidak lama berselang, Pawas bersama personel piket fungsi Polsek Balikpapan Selatan tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus melakukan pengamanan di sekitar TKP.
Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kota Balikpapan Sektor Balikpapan Selatan, Pamapta dan piket penjagaan Polresta Balikpapan, personel SAR Brimob Yon A Polda Kaltim, personel Polsek Balikpapan Selatan, fungsi Reskrim dan Intelkam, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sepinggan Aiptu Sutantoro, Bhabhinter Kelurahan Sepinggan Serma Gatot, Kasi Trantib dan LH Kelurahan Sepinggan serta masyarakat sekitar.
Berkat koordinasi dan sinergi seluruh unsur di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 13.20 Wita. Petugas kemudian melaksanakan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang dapat kembali memicu kebakaran.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Adapun kerugian materiil masih dalam tahap pendataan sehingga belum dapat dipastikan.
Dari hasil informasi awal di lokasi, keberadaan batu bara di sekitar area kebakaran diduga menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran masih dilakukan pendalaman oleh petugas terkait.
Usai proses pemadaman, personel kepolisian melakukan pengamanan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, mendokumentasikan kondisi TKP serta mengumpulkan informasi sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.
Kondisi musim kemarau dengan cuaca yang cenderung kering turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Vegetasi yang mengering dapat dengan mudah terbakar dan mempercepat perambatan api, terlebih apabila berada di sekitar material yang mudah memicu atau mempertahankan panas.
Kapolresta Balikpapan melalui jajaran di lapangan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya selama musim kemarau. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat menimbulkan percikan api.
“Apabila masyarakat menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat. Respons awal sangat penting untuk mencegah api berkembang dan meluas ke kawasan permukiman,” ujar petugas di lapangan.
Polri bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran. Selain penanganan saat terjadi kebakaran, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun membutuhkan pelayanan kepolisian melalui Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center Polri 110.
Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan permukiman warga.
Seluruh rangkaian penanganan kebakaran berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Humas Polda Kaltim

