Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Komitmen mendukung penguatan ketahanan pangan, Kapolres Kutai Barat AKBP Harris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., hadir dalam kegiatan panen jagung Kuartal III Tahun 2026 di lahan milik Sudin, Kampung Suakong, Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengoptimalkan sektor pertanian sekaligus mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Nasional di tingkat daerah. Panen dilakukan pada lahan pertanian seluas kurang lebih 2 hektare. Dari lahan tersebut, hasil produksi jagung diperkirakan mencapai sekitar 2.000 kilogram.
Kegiatan panen turut dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, S.P., K.P., M.Si., Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, S.Sos., Kabag SDM AKP Ahmad Said, S.Sos., Kasat Binmas Iptu Samsul Hadi, Kapolsek Bentian Besar Iptu Nelson Eddy Bojoh, S.H., M.H., Camat Bentian Besar Rudi Hartono, S.E., M.Si., serta unsur Forkopincam Bentian Besar.
Selain itu, kegiatan melibatkan personel TNI, penyuluh pertanian, pihak perusahaan, perangkat kampung, pemilik lahan, dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan adanya kolaborasi dalam mendorong produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kapolres Kutai Barat AKBP Harris Kurniawan menyampaikan bahwa Polres Kutai Barat bersama seluruh Polsek jajaran berkomitmen memberikan dukungan dan motivasi kepada para petani, baik yang mengelola lahan secara mandiri maupun tergabung dalam kelompok tani.
Menurutnya, pendampingan dan dukungan kepada sektor pertanian perlu terus dilakukan agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan, baik dalam skala nasional maupun untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Kutai Barat.
“Polres Kutai Barat bersama Polsek jajaran akan terus memberikan motivasi dan dukungan kepada para petani jagung maupun kelompok tani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKBP Harris Kurniawan.
Momentum panen tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, perusahaan, tenaga penyuluh pertanian, serta masyarakat. Kerja sama lintas sektor diharapkan mampu menciptakan lingkungan pertanian yang semakin produktif dan memberikan dampak positif bagi perekonomian petani.
Di sisi lain, kondisi musim kemarau masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petani karena dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman dan hasil produksi. Oleh sebab itu, kondisi cuaca diharapkan segera membaik dengan kembali normalnya curah hujan sehingga kegiatan pertanian dapat dilanjutkan pada masa tanam berikutnya.
Dengan pemanfaatan lahan secara produktif dan dukungan berbagai pihak, panen jagung di Kampung Suakong diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kutai Barat.
Humas Polda Kaltim

