Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kukar – Tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur, Polres Kutai Kartanegara, Damkar Kabupaten Kutai Kartanegara, dan pihak Jasa Marga bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kilometer 54, Tol Balikpapan-Samarinda, Kec.Muara Jawa, Kab.Kukar, Minggu (16/08/26) sekitar pukul 14.00 Wita.
Personel yang turun langsung ke lapangan terdiri dari Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus dan Sat PJR Ditlantas Polda Kaltim, Polsek Muara Jawa dan Polsek Samboja, Damkar Kabupaten Kukar, serta Rescue Toll dan Si Kamtib Jasa Marga. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan terhadap titik kebakaran.
Dari hasil penyelidikan awal, lokasi kebakaran berada di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto dengan luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar lima hektare. Vegetasi di lokasi berupa kayu campuran, sementara api diketahui lebih banyak menjalar pada bagian bawah berupa rumput dan ilalang.
Petugas kemudian melakukan pemadaman menggunakan mobil pemadam. Kondisi api berangsur mengecil, namun sejumlah titik masih mengalami penjalaran pada bagian bawah rumput dan ilalang sehingga personel tetap melakukan penyemprotan serta pemantauan di sekitar lokasi.
Dalam pengecekan awal, petugas tidak menemukan aktivitas masyarakat berupa perkebunan maupun permukiman di sekitar lokasi. Dugaan sementara kebakaran dipengaruhi kondisi cuaca, namun kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya Karhutla tersebut.
Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., mengatakan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan kecepatan respons dan pencegahan agar api tidak meluas.
“Kami memastikan personel bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Selain pemadaman, kepolisian juga melakukan penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab kebakaran secara pasti. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau,” ujar Kombes Pol Tedy.
Ia menjelaskan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi sehingga petugas harus mengandalkan mobil dan tangki air. Selain itu, keterbatasan jangkauan selang juga membuat pemadaman dilakukan secara bertahap.
“Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan pemadaman lanjutan sampai seluruh titik api benar-benar dinyatakan aman. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mencegah Karhutla meluas dan menjaga kelestarian kawasan hutan,” tambahnya.
Selanjutnya, Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kaltim bersama Polres Kukar akan melakukan penyelidikan lanjutan dan mengambil keterangan guna mengetahui penyebab kebakaran. Sementara tim gabungan tetap bersiaga dan melaksanakan pemadaman lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Humas Polda Kaltim
