Site icon TribrataNews Polda Kaltim

Polsek Damai Edukasi Pelajar SMP Tunas Lestari Sungai Kedang, Perkuat Upaya Pencegahan Bullying Sejak Dini

WhatsApp Image 2026 07 29 at 09.48.18

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perundungan, Polsek Damai Polres Kutai Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi anti bullying kepada para pelajar SMP Tunas Lestari Sungai Kedang, Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Senin (28/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri oleh Kapolsek Damai IPDA Gery Purnomo, S.H., didampingi Aipda Asri Atna Pulanda dan Bripda Andri. Turut hadir Kepala Sekolah SMP Tunas Lestari Sungai Kedang Barthimeus Hardinarto Lampur, S.Pd., Joko Purnomo (RC Kubar 2), Narto Simanjuntak (Manajer Kebun SKDE), perwakilan Komite Sekolah, dewan guru, serta sekitar 50 siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan Kepala Sekolah, penyampaian materi oleh Kapolsek Damai, sesi tanya jawab, hingga penutupan.

Dalam penyampaian materinya, IPDA Gery Purnomo menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying yang marak terjadi melalui media sosial. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif perundungan terhadap korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah, serta pentingnya membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan rasa empati dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, para pelajar diingatkan untuk menggunakan media sosial secara bijaksana serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan perundungan kepada guru, orang tua, maupun pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.

Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Damai IPDA Gery Purnomo, S.H., mengatakan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

“Kami berharap para pelajar memahami bahwa bullying bukan sekadar candaan, tetapi dapat memberikan dampak yang serius bagi korban. Karena itu, mari bersama-sama menciptakan budaya saling menghormati, saling peduli, dan berani menolak segala bentuk perundungan,” ungkapnya.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di lingkungan pendidikan melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan sebagai langkah preventif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi anti bullying berakhir sekitar pukul 10.00 WITA dengan situasi yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan, sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Exit mobile version