Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Berau – Kepolisian Sektor (Polsek) Maratua melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi Nunu Daing atau bakar ikan yang menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Maratua Musik Festival 2026 di Landmark Teluk Harapan, Kecamatan Maratua. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau bersama Pemerintah Kecamatan Maratua tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri unsur pemerintah, tamu undangan, serta masyarakat.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi menyampaikan bahwa personel Polsek Maratua diterjunkan untuk memberikan pengamanan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun wisatawan yang mengikuti Maratua Musik Festival. Alhamdulillah seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujar AKP Suradi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan perangkat daerah Kabupaten Berau, Camat Maratua, Kapolsek Maratua IPDA Sunarto, perwakilan Duta Budaya dan Pariwisata Kabupaten Berau, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada, peserta Nunu Daing, serta masyarakat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Tradisi Nunu Daing diawali dengan proses menyiapkan ikan hasil tangkapan nelayan yang kemudian dibakar secara bersama-sama. Setelah selesai, hidangan disajikan untuk dinikmati bersama sebagai simbol rasa syukur atas hasil laut yang melimpah sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, masyarakat, dan para tamu yang hadir.
AKP Suradi menjelaskan bahwa tradisi tersebut merupakan salah satu warisan budaya masyarakat pesisir yang memiliki nilai kebersamaan sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Berau.
“Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan tradisi dan kuliner khas Maratua kepada wisatawan. Kehadiran Polri di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk dukungan agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. melalui Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan selama pelaksanaan festival budaya tersebut.
“Kegiatan budaya seperti Maratua Musik Festival menjadi momentum untuk mempererat persatuan sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata daerah. Polri akan terus hadir mendukung setiap kegiatan masyarakat melalui pengamanan yang humanis sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Kombes Pol. Yuliyanto.
Melalui pengamanan yang optimal, Polres Berau berharap pelaksanaan Maratua Musik Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Berau serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

