Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Aksi sigap personel gabungan dalam menangani peristiwa kebakaran kembali ditunjukkan di kawasan BTN KM.04, Kel.Nenang, Kec.Penajam, Kab.PPU, Sabtu pagi (18/04/26).
Kejadian bermula saat warga melihat kobaran api muncul dari salah satu rumah sekitar pukul 05.30 WITA. Api dengan cepat membesar dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar mengingat lokasi berada di lingkungan permukiman padat.
Laporan yang diterima petugas langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel dari Polres PPU dan Polsek Penajam yang bersinergi bersama BPBD, DPKP Pos Penajam, Dishub, Satpol PP, PLN, aparat kelurahan, serta masyarakat setempat.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Kabag Ops AKP Aan Suharmanto, S.T., menjelaskan bahwa keberhasilan penanganan kebakaran tidak terlepas dari kecepatan respon serta koordinasi yang solid antarinstansi.
“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi. Sinergi yang baik di lapangan membuat api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke rumah warga lainnya,” ungkap AKP Aan.
Sejumlah armada pendukung seperti mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, serta kendaraan operasional lainnya turut dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Berkat upaya cepat dan terkoordinasi, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terbakar, serta beberapa rumah di sekitarnya terdampak.
Selain melakukan pemadaman, aparat kepolisian juga melaksanakan pengamanan lokasi, pendataan terhadap saksi, serta penyelidikan awal guna mengetahui penyebab pasti kebakaran yang hingga kini masih dalam proses pendalaman.
AKP Aan Suharmanto menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat sinergitas lintas sektor sekaligus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan kejadian melalui layanan darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi bukti penting bahwa kolaborasi yang solid serta respon cepat antarinstansi mampu meminimalisir dampak kebakaran, khususnya di wilayah dengan tingkat kepadatan hunian yang tinggi.
Humas Polda Kaltim

