Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Polres Penajam Paser Utara. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (07/03/26).
Kegiatan tersebut digelar di lahan milik Kelompok Tani Hamparan Sawit Lestari yang berada di Jalan Silkar Km 06 RT 17. Penanaman jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolres Penajam Paser Utara Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0913/PPU Antha Hi Jusuf, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten PPU Fattahurirdlo Al Ghany, Kepala Dinas Pertanian PPU Andi Trasodiharto, Kepala BPS PPU Sukoharyono, Wakapolres PPU Awan Kurniawan, para pejabat utama Polres PPU, Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para petani dari Kelompok Tani Hamparan Sawit Lestari.
Kehadiran unsur Forkopimda, aparat TNI-Polri, pemerintah daerah hingga para petani mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan produksi pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu komoditas strategis nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya seluruh peserta mengikuti arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual melalui Zoom Meeting yang terhubung dengan kegiatan penanaman jagung serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa program penanaman jagung serentak merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. Hal ini mengingat kebutuhan jagung nasional yang terus meningkat, terutama untuk memenuhi kebutuhan sektor peternakan.
“Kebutuhan jagung pipil semakin meningkat, khususnya untuk pakan ternak. Melalui program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi jagung sekaligus memperkuat perekonomian daerah dan kesejahteraan petani,” ujar Kapolri dalam arahannya.
Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri menargetkan penanaman jagung seluas satu juta hektare pada tahun 2026 sebagai bentuk kontribusi institusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Usai mengikuti arahan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres PPU bersama unsur Forkopimda serta para petani. Penanaman bibit jagung di lahan yang telah disiapkan tersebut menandai dimulainya gerakan tanam jagung serentak di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kapolres PPU Andreas Alek Danantara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan program strategis nasional di sektor pertanian.
“Melalui sinergi ini kami berharap produksi jagung di wilayah Penajam Paser Utara dapat terus meningkat. Selain memperkuat ketahanan pangan, hal ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan para petani,” ungkapnya.
Humas Polda Kaltim

