Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Satgas Pangan Polresta Samarinda laksanakan sidak bahan kebutuhan pokok penting (bapokting), Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok, kestabilan harga, serta mencegah potensi kecurangan distribusi di wilayah Kota Samarinda.
Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Kasdim 0901 Samarinda, Satgas Pangan Polresta Samarinda, Kejaksaan Negeri Samarinda serta serta perwakilan Bulog dan BPOM.
Tim gabungan menyasar sejumlah titik strategis distribusi dan penjualan, yakni Pangkalan LPG Toko Harapan di Jalan Dr. Sutomo, Pasar Segiri, SPBU Pertamina 64.751.14 di Jalan Urip Sumoharjo, serta Indogrosir.
Dari hasil pengecekan, secara umum stok dan harga kebutuhan pokok relatif stabil. Di pangkalan LPG ditemukan adanya selisih berat tabung yang diduga disebabkan proses penyimpanan sekitar tiga hari sehingga berpotensi terjadi penguapan.
Meski demikian, selisih tersebut masih dalam batas wajar dan akan ditindaklanjuti pada tingkat pengisian. Sementara itu, pengukuran bahan bakar minyak (BBM) menggunakan bejana tera di SPBU tidak menemukan indikasi kecurangan takaran.
Di Pasar Segiri, harga bawang putih tercatat Rp42.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, ayam potong Rp32.000 per kilogram, dan cabai Rp65.000 per kilogram dengan kondisi stok mencukupi. Adapun di Indogrosir, ketersediaan beras dipastikan akan kembali terpenuhi pada akhir bulan ini.
Mewakili Kapolresta Samarinda, Kompol Zarma Putra, S.Sos., M.H., menegaskan komitmen pihaknya dalam memperketat pengawasan menjelang Ramadan. “Polresta Samarinda akan terus memperketat pengawasan distribusi dan harga bahan pokok.
Kami tidak akan mentolerir adanya penimbunan, manipulasi takaran, maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa secara umum kondisi pasokan bahan pokok di Samarinda masih aman dan terkendali.
“Kami bersama Polresta dan instansi terkait memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia. Kendala distribusi akibat cuaca diperkirakan segera normal, dan kami minta tidak ada pihak yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar,” ujarnya.
Melalui kegiatan sidak ini, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman.
Humas Polda Kaltim

